Seni Rupa Murni UNESA: Evaluasi Kegiatan Penelitian dan PKM, Perkuat Keberlanjutan Tridarma
Surabaya — 17 Desember 2025.
Program Studi Seni Rupa Murni, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melaksanakan Rapat Evaluasi Kegiatan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) pada Rabu, 17 Desember 2025. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Seni Rupa FBS UNESA, Kampus Lidah Wetan Surabaya, ini menjadi momentum bagi program studi untuk meninjau kembali pelaksanaan kegiatan penelitian dan PKM sekaligus melihat capaian yang telah dihasilkan selama periode berjalan.
Rapat yang berlangsung selama empat jam, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, diikuti oleh dosen Program Studi Seni Rupa Murni. Evaluasi diarahkan untuk melihat kesesuaian pelaksanaan kegiatan dengan standar dan agenda yang telah ditetapkan dalam Peta Jalan atau Roadmap Penelitian dan PKM Program Studi Seni Rupa Murni.
Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan penelitian dan PKM yang telah dilaksanakan berada dalam jalur yang sesuai dengan roadmap program studi. Kegiatan-kegiatan tersebut juga memiliki keterkaitan dengan bidang keilmuan serta arah pengembangan Program Studi Seni Rupa Murni. Dengan demikian, pelaksanaan tridarma tidak hanya diarahkan pada pencapaian luaran, tetapi juga pada kesinambungan antara kegiatan yang dilakukan dengan pengembangan keilmuan Prodi.
Dalam bidang penelitian, terdapat dua kegiatan yang menjadi bagian dari evaluasi. Penelitian pertama berjudul “Metode Desain Motif Manual dan Digital dalam Proses Digital Textile Printing untuk Pembuatan Seragam Bercorak Batik”. Penelitian ini melibatkan Dra. Indah Chrysanti Angge, M.Sn., Winarno, S.Sn., M.Sn., Asy Syams Elya Ahmad, S.Pd., M.Ds., Khoirul Amin, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Desy Nurcahyanti, S.Sn., M.Hum. Penelitian tersebut menghasilkan luaran berupa karya desain, HKI, dan artikel.
Penelitian kedua mengangkat fenomena seni dan budaya digital melalui kajian “Eksperimen Sosial: Analisis Hubungan Live Streaming Tarot di TikTok dengan Durasi Screen Time Pengguna”. Tim penelitian terdiri atas Wening Hesti Nawa Ruci, S.Pd., M.Pd., Muchlis Arif, S.Sn., M.Sn., Nur Wakhid Hidayatno, S.Sn., M.Sn., dan Fathoni Setiawan, S.Pd., M.Pd. Adapun luaran yang dihasilkan mencakup karya seni, HKI, dan artikel.
Dari sisi Pengabdian kepada Masyarakat, evaluasi mencatat dua program yang berkaitan langsung dengan pemberdayaan masyarakat, khususnya pengembangan UMKM di Desa Mirigambar. Kegiatan pertama adalah “Pelatihan Peningkatan Produk Jajanan Tradisional pada UMKM di Desa Mirigambar melalui Labelling dan Packaging” yang dilaksanakan oleh tim Khoirul Amin, S.Pd., M.Pd., Dra. Indah Chrysanti Angge, M.Sn., Asy Syams Elya Ahmad, S.Pd., M.Ds., dan Nur Wakhid Hidayatno, S.Sn., M.Sn.
Program PKM berikutnya adalah “Penguatan Identitas Produk melalui Upaya Rebranding bagi Pelaku UMKM Industri Makanan dan Minuman Rumahan di Desa Mirigambar” dengan tim yang terdiri atas Fathoni Setiawan, S.Pd., M.Pd., Wening Hesti Nawa Ruci, S.Pd., M.Pd., Muchlis Arif, S.Sn., M.Sn., dan Winarno, S.Sn., M.Sn. Kedua kegiatan tersebut menghasilkan sejumlah luaran, antara lain artikel, HKI, publikasi media massa, dan dokumentasi melalui YouTube.
Keberadaan luaran tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam evaluasi karena menunjukkan bahwa kegiatan penelitian dan PKM tidak berhenti pada proses pelaksanaan. Setiap kegiatan diarahkan untuk menghasilkan produk atau dokumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan sekaligus dimanfaatkan sebagai bagian dari pengembangan kegiatan berikutnya.
Lebih jauh, evaluasi ini juga menempatkan roadmap penelitian dan PKM sebagai instrumen penting untuk menjaga arah pengembangan kegiatan Program Studi Seni Rupa Murni. Roadmap penelitian memuat dua jalur utama, yaitu penciptaan dan pengkajian, sedangkan roadmap PKM mencakup pengabdian di masyarakat dan pengabdian di sekolah. Kerangka tersebut menjadi acuan agar kegiatan yang dilakukan tetap memiliki keterkaitan dengan kompetensi dan arah pengembangan Prodi.
Berdasarkan hasil rapat, capaian dan luaran dari kegiatan penelitian maupun PKM yang telah dilaksanakan dapat dimanfaatkan sebagai rujukan dan dasar pengembangan kegiatan pada periode berikutnya. Dengan demikian, evaluasi tidak ditempatkan semata-mata sebagai kegiatan untuk melihat apa yang telah selesai dilakukan, tetapi juga sebagai proses refleksi untuk menentukan bagaimana kegiatan tridarma dapat dikembangkan secara lebih berkelanjutan dan terarah.
Bagi Program Studi Seni Rupa Murni UNESA, proses evaluasi semacam ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pengembangan tridarma perguruan tinggi. Penelitian dan PKM diharapkan tidak berjalan sebagai kegiatan yang terpisah, melainkan terus berkembang mengikuti roadmap, kebutuhan bidang keilmuan, serta potensi pemanfaatan hasil kegiatan bagi masyarakat dan lingkungan akademik.
Melalui evaluasi ini, Program Studi Seni Rupa Murni kembali menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Berbagai capaian yang telah diperoleh menjadi pijakan untuk merancang kegiatan berikutnya, sekaligus memastikan bahwa setiap aktivitas yang dilakukan tetap berada dalam arah pengembangan Prodi.
Pada akhirnya, evaluasi penelitian dan PKM menjadi bagian dari upaya membangun budaya akademik yang berkelanjutan, terarah, dan berbasis capaian. Dari hasil-hasil yang telah dicapai, Prodi Seni Rupa Murni UNESA terus menyusun langkah berikutnya untuk memperkuat kontribusi seni rupa melalui penelitian, penciptaan, pengkajian, serta pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.