Prodi S1 Seni Rupa Murni UNESA Gelar FGD Pemutakhiran Kurikulum OBE Berwawasan SDGs
Gresik, 19–20 Agustus 2026 — Program Studi S1 Seni Rupa Murni, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan Forum Grup Diskusi (FGD) Pemutakhiran Kurikulum OBE Berwawasan SDGs Prodi Seni Rupa Murni pada 19–20 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aston Hotel & Conference Gresik ini menjadi bagian dari upaya Prodi S1 Seni Rupa Murni dalam menjamin dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan perkembangan keilmuan, dunia kerja, serta masyarakat.
Kegiatan tersebut secara khusus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4, yaitu Quality Education atau pendidikan bermutu. Melalui pemutakhiran kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), Prodi S1 Seni Rupa Murni berupaya memastikan proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi pembelajaran, tetapi juga pada pencapaian kompetensi dan profil lulusan yang sesuai dengan kebutuhan masa kini.
Kegiatan FGD dibuka dengan sambutan dari koorprodi, Dra. Indah Chrysanti Angge, M.Sn., dan doa bersama.
FGD ini melibatkan berbagai unsur yang memiliki keterkaitan dengan penyelenggaraan dan pengembangan pendidikan di Prodi S1 Seni Rupa Murni. Sejumlah stakeholder, alumni, dan mahasiswa aktif turut dilibatkan untuk memberikan pandangan serta masukan terhadap kurikulum yang saat ini diterapkan.
Pelibatan berbagai pihak tersebut menjadi bagian penting dalam proses pemutakhiran kurikulum. Perspektif dari alumni memberikan gambaran mengenai relevansi pembelajaran yang telah mereka jalani dengan kebutuhan setelah lulus, sementara masukan dari stakeholder dapat menjadi pertimbangan dalam memastikan kompetensi lulusan tetap sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Menggali Masukan untuk Penyempurnaan Kurikulum
Pada hari pertama, para peserta yang hadir diberikan angket yang berisi sejumlah pertanyaan terkait kurikulum dan sebaran mata kuliah pada Prodi S1 Seni Rupa Murni. Angket tersebut menjadi salah satu instrumen untuk memperoleh tanggapan dan evaluasi dari para peserta mengenai struktur kurikulum yang telah berjalan.
Dari proses tersebut diperoleh beragam masukan yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam peningkatan mutu pendidikan di lingkungan Prodi S1 Seni Rupa Murni.
Stakeholder menyampaikan pendapat dan masukan bagi prodi S1 Seni Rupa Murni.
Salah satu kesan yang disampaikan oleh alumni menunjukkan adanya perkembangan positif pada struktur kurikulum yang diterapkan saat ini. Sebaran mata kuliah dinilai sudah jauh lebih baik dan lebih lengkap dibandingkan sebelumnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa proses pengembangan kurikulum yang dilakukan secara berkelanjutan telah memberikan perubahan positif dalam penyusunan pengalaman belajar mahasiswa.
Sementara itu, masukan dari stakeholder menyoroti pentingnya profil lulusan yang lebih spesifik. Untuk mendukung hal tersebut, diperlukan penyusunan mata kuliah yang lebih terstruktur, berjenjang, dan relevan sehingga mahasiswa dapat membangun kompetensi secara bertahap sesuai dengan profil lulusan yang hendak dicapai.
Mahasiswa juga memberikan masukan dan menyampaikan harapannya kepada prodi.
Masukan tersebut menjadi bagian penting dalam proses evaluasi karena pemutakhiran kurikulum berbasis OBE menempatkan capaian pembelajaran dan kompetensi lulusan sebagai salah satu aspek utama dalam penyelenggaraan pendidikan.
Pemutakhiran Kurikulum dan Persiapan Akreditasi 2027
Selain membahas pemutakhiran kurikulum, kegiatan dilanjutkan pada hari kedua dengan agenda internal yang berfokus pada persiapan akreditasi Program Studi S1 Seni Rupa Murni yang direncanakan dilaksanakan pada tahun 2027.
Agenda pada hari kedua diikuti oleh internal dosen Prodi S1 Seni Rupa Murni. Diskusi diarahkan untuk membahas berbagai aspek yang perlu dipersiapkan oleh program studi dalam menghadapi proses akreditasi mendatang.
Dengan demikian, rangkaian kegiatan selama dua hari ini tidak hanya menjadi forum evaluasi terhadap kurikulum, tetapi juga menjadi momentum bagi Prodi S1 Seni Rupa Murni untuk melakukan refleksi terhadap penyelenggaraan pendidikan sekaligus menyusun langkah pengembangan ke depan.
Penyampaian kurikulum terbaru oleh pihak UPM Prodi S1 Seni Rupa Murni.
Pemutakhiran kurikulum melalui pelibatan stakeholder, alumni, mahasiswa, dan sivitas akademika diharapkan dapat menghasilkan struktur pembelajaran yang semakin relevan, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan lulusan. Hal tersebut sekaligus memperkuat komitmen Prodi S1 Seni Rupa Murni FBS UNESA dalam menghadirkan pendidikan seni rupa yang bermutu dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat SDGs 4: Pendidikan Bermutu.
Melalui proses evaluasi dan pengembangan yang dilakukan secara berkala, Prodi S1 Seni Rupa Murni terus berupaya membangun kurikulum yang mampu menjembatani kebutuhan akademik dengan perkembangan profesi dan praktik seni rupa, sehingga lulusan memiliki kompetensi yang semakin relevan dan siap menghadapi tantangan di masa mendatang.